BAGAIMANA
Cara Mengatasi Komputer/ Laptop/ Notebook yang Lemot atau Lambat kerjanya (Terbukti).
13 Cara Mengatasi Komputer Lemot atau
Lambat (Terbukti).
Memiliki komputer yang lemot atau lambat sangatlah
menyebalkan. Apa penyebab dan cara mengatasinya?
Komputer biasanya akan melambat kinerjanya setelah dipakai beberapa tahun. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab komputer lemot.
Komputer biasanya akan melambat kinerjanya setelah dipakai beberapa tahun. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab komputer lemot.
Beberapa di antaranya adalah terlalu banyak file,
virus, dan software yang tidak terpakai. Untuk memperoleh
kinerja komputer yang lebih cepat, Anda tidak perlu membeli yang baru atau
melakukan instal ulang.
Ada beberapa cara mengatasi komputer lemot baik itu untuk Windows XP, Windows 7 dan Windows 8.
Ada beberapa cara mengatasi komputer lemot baik itu untuk Windows XP, Windows 7 dan Windows 8.
Berikut beberapa cara untuk mengatasi komputer Anda
yang lemot dan kesemua cara ini hampir tidak memerlukan software tambahan.
1.Cek memori
harddisk
Semakin sering Anda menggunakan komputer, semakin
sedikit memori kosong yang ada pada harddisk. Oleh karena itu, Anda
harus sering-sering mengecek jumlah memori kosong pada komputer Anda. Jika
komputer Anda memiliki banyak ‘free space’ maka kemungkinan besar komputer Anda
akan memilki kinerja yang lebih cepat.
Namun jika ‘free space’ yang ada tinggal 10%, maka komputer Anda akan menjadi sangat lemot. Untuk itu, komputer Anda paling tidak harus memiliki 15% ‘free space’.
Namun jika ‘free space’ yang ada tinggal 10%, maka komputer Anda akan menjadi sangat lemot. Untuk itu, komputer Anda paling tidak harus memiliki 15% ‘free space’.
Untuk mengecek memori harddisk anda,
Anda dapat mengklik "Computer" (pada Windows 7 ke atas) atau "My
Computer" (pada Windows XP) lalu klik kanan pada salah satu partisi harddisk dan
pilih "Properties".
Jendela baru akan muncul dan memperlihatkan sebuah diagram. Jika diagram menunjukkan bahwa memori harddisk Anda hampir penuh, maka Anda harus segera menghapus atau memindahkan file-file atau aplikasi yang tidak dipakai.
Jendela baru akan muncul dan memperlihatkan sebuah diagram. Jika diagram menunjukkan bahwa memori harddisk Anda hampir penuh, maka Anda harus segera menghapus atau memindahkan file-file atau aplikasi yang tidak dipakai.
2.Membersihkan
file yang tidak terpakai (temporary files)
File sementara atau temporary file biasanya
tersimpan pada harddisk. File-file ini terbentuk saat Anda bekerja
menggunakan komputer. Anda dapat menghapusnya dengan ‘Disk Cleanup’. Tool yang
satu ini dapat membersihkan ratusan megabyte file sementara pada komputer Anda.
Windows memiliki program Disk Cleanup bawaan. Untuk membuka Disk Cleanup,
Windows XP
Start >> All Programs >> Accessories >> System Tools >> Disk Cleanup
Start >> All Programs >> Accessories >> System Tools >> Disk Cleanup
Windows 7 ke atas
Ketikan “Disk Cleanup“ pada menu Start.
Ketikan “Disk Cleanup“ pada menu Start.
Centang semua kotak dan klik "OK.".
Jika muncul pesan, pilih "Delete Files"
3.Hapus file
direktori temp
Setelah menggunakan Disk Cleanup, Anda
bisa menghapus file direktori temp. Buka menu Run dengan
memilih "Start" >> "Run" atau tekan bersamaan
tombol Windows Key (sebelah tombol Alt) dan tombol R,
lalu ketikkan %temp% dan "OK."
Hapus semua file yang ada di sana. Jangan ragu untuk
menghapusnya karena file-file tersebut adalah file tidak terpakai.
4.Hapus file
direktori prefetch
Sama seperti cara di atas tapi kali ini ketikkan "prefetch".
Sama seperti sebelumnya, jangan ragu untuk
menghapusnya karena file-file tersebut adalah file yang tidak terpakai.
5.Jangan
letakkan file berukuran besar pada desktop
Beberapa orang suka menyimpan files dan aplikasi
pada desktop karena alasan kepraktisan. Namun sebaiknya
hindari hal ini.
Menyimpan terlalu banyak aplikasi dan file pada desktop akan membuat komputer Anda lemot karena komputer harus menampilkan kesemuanya dahulu. Anda sebaiknya memindahkan file dan aplikasi yang jarang Anda pakai pada file folder yang lain dalam partisi.
Menyimpan terlalu banyak aplikasi dan file pada desktop akan membuat komputer Anda lemot karena komputer harus menampilkan kesemuanya dahulu. Anda sebaiknya memindahkan file dan aplikasi yang jarang Anda pakai pada file folder yang lain dalam partisi.
6.Defragment
harddisk komputer secara rutin
Harddisk komputer
Anda akan terfrakmentasi ke dalam ratusan bagian file di berbagai lokasi
seiring berjalannya waktu dan penggunaan. Hal ini akan memperlambat respons dan
kinerja komputer Anda.
Untuk mempercepat kinerja komputer, Anda harus
melakukan defragment. Dengan proses ini, semua data yang tersebar
akan dikumpulkan berdasarkan tipenya sehingga membuat komputer tidak terlalu
banyak memakan waktu dan lebih mudah mencarinya.
Windows memiliki program Defragment bawaan. Untuk menjalankan program ini,
Windows XP
Start >> All Programs >> Accessories >> System Tools >> Disk Defragmenter
Start >> All Programs >> Accessories >> System Tools >> Disk Defragmenter
Windows 7 ke atas
Ketikkan “Disk Defragmenter“ pada menu Start
Ketikkan “Disk Defragmenter“ pada menu Start
Cara lain membuka Defragment Tool adalah
-.Klik "Start" lalu klik "Computer" atau "My Computer"
-.Klik kanan pada salah satu partisi harddisk
-.Pilih "Properties" lalu pilih "Tool"
-.Klik "Defragment Now"
-.Klik "Start" lalu klik "Computer" atau "My Computer"
-.Klik kanan pada salah satu partisi harddisk
-.Pilih "Properties" lalu pilih "Tool"
-.Klik "Defragment Now"
Pilih direktori yang ingin di defrag lalu pilih
"Defragmant disk"
Jalankan program ini setiap 2 minggu sekali untuk
memaksimalkan kinerja komputer Anda.
7.Cek disk
error
Disk error dipastikan
membuat komputer Anda lemot. Hal ini biasanya disebabkan oleh berbagai hal
seperti komputer mati tiba-tiba saat mati lampu, data korup, dan software korup.
Oleh sebab itu, Anda harus sering-sering mengecek disk error. Dengan melakukan langkah ini, komputer Anda akan dapat bekerja lebih cepat dan bebas dari error dan ‘bad sector’.
Oleh sebab itu, Anda harus sering-sering mengecek disk error. Dengan melakukan langkah ini, komputer Anda akan dapat bekerja lebih cepat dan bebas dari error dan ‘bad sector’.
Berikut cara mengecek disk error pada komputer anda.
- Klik
"Start" lalu klik "Computer" atau "My
Computer"
- Klik
kanan pada salah satu partisi harddisk
- Pilih
"Properties" lalu pilih "Tool"
- Klik
"Check Now"
8.Hapus (uninstall)
program yang sudah tidak digunakan
Tidak ada gunanya tetap mempertahankan program yang
sudah tidak Anda gunakan lagi. Segera hapus program-program tersebut agar
menambah ruang kosong harddisk.
Klik Start >>> Control Panel. Pilih
"Uninstall a program" (Windows 7 ke atas) atau "Add or Remove
Programs" (Windows XP).
Segera hapus semua program yang tidak Anda gunakan
9.Kelola
program startup
Program startup adalah
program-program yang akan langsung dijalankan begitu komputer dinyalakan.
Beberapa program memang diperlukan agar dijalankan otomatis begitu dinyalakan
(biasanya program default Windows) tapi tidak semuanya harus
dijalankan.
Program yang tidak harus dijalankan otomatis tersebut biasanya adalah program yang Anda instal sendiri.
Program yang tidak harus dijalankan otomatis tersebut biasanya adalah program yang Anda instal sendiri.
Dengan banyaknya program startup,
Windows akan membutuhkan waktu lebih banyak untuk menjalankan semua program
tersebut sebelum siap Anda gunakan.
Sekali lagi buka menu Run dan
ketikkan "msconfig"
Pilih tab "Startup."
Program yang diberi tanda centang adalah program
yang akan dijalankan otomatis ketika komputer menyala. Hilangkan tanda centang
pada program yang tidak perlu dijalankan secara otomatis.
10.Hilangkan
visual effect Windows
Tahukah Anda bahwa terdapat banyak sekali efek yang
dijalankan Windows agar terlihat menarik? Visual ini sedikit banyak membuat
komputer Anda lemot dan Anda diberikan pilihan untuk mematikannya.
Windows XP
- Klik
kanan "My Computer" lalu pilih "Properties"
- Pilih
tab "Advanced" dan pilih "Setting" pada menu
"Performance"
Windows 7 ke atas
- Pilih
"Start" lalu ketikkan "view advanced" dan pilih
"View advanced system settings"
- Pilih
tab "Advanced" dan pilih "Setting" pada menu
"Performance"
Pilih "Custom" dan hilangkan tanda centang
pada efek visual. Tampilan Windows akan menjadi tidak sebagus dan semulus
biasanya tapi percayalah hal ini membuat komputer Anda lebih cepat.
11.Instal
antivirus
Untuk Anda yang sering berselancar di dunia maya,
virus, malware, dan adware dapat menjadi ancaman dan membuat komputer Anda
lemot. Pilihlah program antivirus yang ringan dan cukup instal
satu program antivirus saja karena program antivirus sendiri
membutuhkan RAM yang besar.
Memasang lebih dari satu antivirus memang memberikan proteksi lebih tapi membuat komputer Anda lambat.
Memasang lebih dari satu antivirus memang memberikan proteksi lebih tapi membuat komputer Anda lambat.
12.Jangan
pakai gadget yang tidak perlu
Pada Windows 7 ke atas, Anda bisa mengunakan gadget seperti Calender, Clock, CPU
Meter dan lainnya. Semua gadget tersebut dijalankan
pada saat komputer menyala dan karena itu, pakailah gadget yang
memang diperlukan dan jika perlu, tidak perlu memakai gadget apa
pun.
13.Tambahkan
memori RAM
Sebagus apapun komputer Anda, jika memiliki RAM yang
kecil akan membuat komputer Anda sangat lemot atau lambat terutama karena
sekarang ini beberapa program atau aplikasi komputer membutuhkan memori yang
cukup besar.
Jika semua cara di atas sudah dilakukan dan Anda masih merasa tidak ada perubahan, pilihan ini mungkin bisa Anda pertimbangkan.
Jika semua cara di atas sudah dilakukan dan Anda masih merasa tidak ada perubahan, pilihan ini mungkin bisa Anda pertimbangkan.
Cara di atas sudah terbukti dapat mengatasi komputer
Windows XP, 7, dan 8 yang lemot atau lambat. Semoga cara di atas bisa membantu
komputer Anda menjadi lebih cepat. Semoga bermanfaat.
Sumber:
the-tech-addict.com | wikihow.com | ramcubed
Tagged in : Cara
Komputer,
— Share It —
No comments:
Post a Comment